Tanjungpandan (WP), Sebanyak 22 orang Bintara Polri yang berasal dari berbagai kesatuan se Sumatera Bagian Selatan melakukan kegiatan magang di Kabupaten Belitung, bertempat di Polres Belitung. Polres Belitung Timur mengutus 2 Bintara, Palembang 3 Bintara, Pangkalpinang 12 Bintara, dan Polres Belitung 5 Bintara. Kegiatan magang yang berlangsung selama sepekan ini diisi dengan berbagai kegiatan diantaranya penyampaian materi dan dialog langsung dengan Bupati dan Unsur Muspida Kabupaten Belitung. Penyampaian materi dan dialog dilakukan pada waktu terpisah dengan topik khusus seputar peran serta fungsi masing-masing lembaga.

Bupati Belitung Ir. H. Darmansyah Husein berkesempatan menyampaikan materi tentang Pemerintah Kabupaten Belitung pada tanggal 30 Januari 2009, sekitar pukul 09.00 WIB sampai dengan 11.30 WIB, bertempat di aula Serba Guna Polres Belitung. Adapun pokok materi yang disampaikan Bupati Belitung dihadapan 22 orang Bintara Polri ini meliputi: Kondisi Geografis, Penduduk, Kewenangan Kabupaten, Struktur Organisasi, Visi dan Misi serta Masalah dan Program Prioritas Pembangunan Kabupaten Belitung.

Khusus tentang masalah dan program prioritas pembangunan daerah, Darmansyah secara tegas mengatakan bahwa tuntutan perkembangan zaman, kompleknya kebutuhan dan persaingan hidup serta terpaan krisis global telah memicu munculnya berbagai permasalahan sosial ekonomi masyarakat yang dihadapi daerah. Karena itu daerah memiliki kewajiban untuk memberikan pemecahan atau jalan keluar melalui implementasi arahan, strategi dan kebijakan yang kesemuanya tertuang kedalam suatu pelaksanaan pembangunan daerah yang terintegrasi.

”Saat ini banyak masalah yang harus ditangani segera, antara lain masih banyaknya masyarakat yang hidup dibawah garis kemiskinan”, ungkap Darmansyah. Kemiskinan ini telah menyebabkan terbatasnya keleluasaan aksesibilitas masyarakat miskin terhadap pendidikan, kesehatan dan kesempatan berusaha. Untuk mengatasi hal tersebut, maka Pemerintah Kabupaten Belitung telah membentuk Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan dengan cara melakukan:
1. Koordinasi, sinkronisasi dan penajaman kebijakan program di dalam penyusunan perencanaan dan strategi penanggulangan;
2. Pembangunan dan pengembangan kelancaran akses masyarakat miskin terhadap pelayanan pendidikan dan kesehatan;
3. Sosialisasi, pemberdayaan dan bantuan masyarakat miskin;
4. Perluasan kesempatan kerja dan berusaha melalui aistensi, pendampingan dan bantuan modal;
5. Pengawasan, pemantauan, pengendalian, evaluasi dan fasilitas program-program pengentasan kemiskinan pusat dan daerah.

Diungkapkan Darmansyah lebih lanjut bahwa selain permasalahan tersebut, hal lain yang menjadi masalah utama saat ini adalah tingkat pengangguran yang tiap tahunnya bertambah. Karena itu Pemerintah Kabupaten Belitung melakukan beberapa upaya, diantaranya melalui:
1. Pendidikan dan pelatihan yang strategis bagi peningkatan kemampuan, keterampilan dan produktifitas tenaga kerja daerah;
2. Perbaikan Iklim Berinvestasi
3. Dukungan dan rangsangan pengembangan usaha kecil dan menengah demi terwujudnya tenaga kerja mandiri serta berbasis potensi ekonomi lokal daerah.

Upaya-upaya penyelesaian permasalahan pokok tersebut diimplementasikan melalui pelaksanaan prioritas pembangunan daerah yang meliputi bidang pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan, perhubungan, kelautan dan perikanan, serta pariwisata.

Hadir mendampingi Bupati Belitung sekaligus bertindak sebagai moderator dalam penyampaian materi ini, Kapolres Belitung Rudy Tranggono, S.ST.,MK. Selain itu hadir pula Waka Polres Belitung Kompol Drs Suliyono beserta seluruh jajaran Polres Belitung, dan Kabag Humas Setda Kabupaten Belitung, Suharyanto, S.AP(Zakina)