Tanjungpandan (WP), Sejumlah caleg menggunakan berbagai media untuk mengkampanyekan diri kepada masyarakat pemilih. Namun pemanfaatan media ini seringkali berdampak pada dominasi kekuatan “modal” terhadap keterbatasan caleg lainnya yang tidak memiliki dana kampanye yang memadai. Oleh karena itu KPU Kabupaten Belitung mengundang sejumlah pengelola media cetak dan elektronik di Kabupaten Belitung untuk mensosialisasikan Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 19 tahun 2008 tentang Pedoman Pelaksanaan Kampanye Pemilihan Umum Anggota Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Daerah dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah.

Sebagaimana disebutkan peraturan KPU diatas, media massa cetak dan lembaga penyiaran dilarang menjual blocking segment atau blocking time untuk kampanye Pemilu (pasal 46) . Pada pasal 47 ayat 1 disebutkan, batas maksimum pemasangan iklan kampanye Pemilu di televisi untuk setiap Peserta Pemilu secara kumulatif sebanyak 10 (sepuluh) spot berdurasi paling lama 30 (tiga puluh) detik untuk setiap stasiun televisi setiap hari selama masa kampanye.

Ayat 2 menyebutkan bahwa batas maksimum pemasangan iklan kampanye Pemilu di radio untuk setiap Peserta Pemilu secara kumulatif sebanyak 10 (sepuluh) spot berdurasi paling lama 60 (enam puluh) detik untuk setiap stasiun radio setiap hari selama masa kampanye. Batas akhir kampanye Pemilu akan berakhir pada 4 april 2009 dilanjutkan masa tenang. Penyelenggarakan Pemilu sendiri akan berlangsung pada tanggal 9 April 2009.

Sosialisasi ini berlangsung di Ruang Rapat KPU Belitung pada tanggal 18 Januari 2009 yang dihadiri unsur kepolisian, Panwaslu, Sekretariat KPU Agus Sumardi, Ketua KPU Agustin,Amd dan anggota Pemilu lainnya yakni Lailan, Muliadi, Rinto Marpaung, pengelola Radio Swara Praja, pengelola Radio Arma, pengelola Radio Musica, Wartawan Pos Belitung dan Babel Pos.

Sosialisasi berbagai ketentuan KPU menurut Ketua KPU Kabupaten Belitung, Agustin Amd perlu diwaspadai terutama pada saat-saat akhir masa kampanye. Sejumlah pengelola radio swasta juga berharap ketentuan ini juga mempertimbangkan keberadaan radio swasta yang tidak dipungkiri berorietasi pada profit.

Sementara Ketua Panwaslu Kabupaten Belitung, Dedi Aspriandi menghimbau agar berbagai pihak bisa bekerja sama dalam menyelenggarakan kampanye pemilu dengan tertib sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan. (fithrorozi)