Tanjungpandan (WP),  “Jadikan aku semangat maju terus pantang mundur…..”  latunan paduan suara  Gema Maitreya mengantarkan prajurit  melanjutkan tugas pengabdian berikutnya di Kosek Lanud Nas IV. Deddie R. Semet merupakan prajurit TNI AU berpangkat Letkol Pnb yang lahir tanggal 15 September 1964 ini resmi mengakhiri tugasnya sebagai Komandan Lanud TNI AU Tanjungpandan. Suami Yolanda ini memiliki anak laki-laki yang kini duduk di bangku SD dan seorang balita perempuan “ Jika ada kesalahan, saya pribadi meminta maaf kepada seluruh masyarakat Belitung, unsur musoida dan jajaran aparatur dilingkungagn Pemkab Belitung “ ujar Deddie R Semet didampingi sang istri.

 

Dengan semangat kekeluargaan dan karakter low profile Letkol Pnb Deddie R.Memet mampu memberikan suasana damai selama  memimpin  satuan Komando Lanud Tanjungpandan. Semangat kekeluargaan ini pun cukup dikenal dikalangan masyarakat dan jamaah Gereja Regina Pacis Tanjungpandan. ”Selama kurang lebih dua puluh bulan memimpin, beliau selalu mengutamakan pendekatan kekeluargaan “ ujar Serda Rachmat. “ Kami tidak bisa memberikan pesan kepada beliau, karena beliau lebih paham dan bijak didalam menghadapi situasi dan kondisi, apalagi menghadapi tantangan tugas pengabdian ditempat yang baru di Papua, yang mana karakater dan kulturnya sangat berbeda dengan alam dan masyarakat Pulau Belitung, kami hanya berdoa semoga beliau lebih sukses didalam tugas dan karir dimasa-masa yang akan datang“, tambah Serda Muksin mewakili 90-an prajuti TNI di Komando Lanud Tanjungpandan dan 20-an PNS lainnya.

 

Meskipun beliau jarang meninjau sekolah tapi kami berharap cita-cita sebagai penerbang  dapat  memotivasi siswa untuk lebih giat belajar karena seorang penerbang membutuhkan pelajar yang pintar. Sebagaimana diucapkan Ketua Badan Musyawarah Perguruan  Swasta Kabupaten Belitung, Sahari Ludin  yang mewakili kesan masyarakat Belitung terhadap sosok Deddie R Semet.

 

Pada hari Kamis (9/10) pukul 08:00,  Panglima Komando Operasi I Marsekal Muda TNI Imam Supaat melantik Letkol Pnb Hadezul sebagai Komandan Lanud TNI Tanjungpandan menggantikan  Letkol Pnb Deddie R. Semet yang akan bertugas di Komando Sektor (Kosek) Hanudnas di Biak, Papua. Semendara Hadezul sebelumnya bertugas di Komando Operasi I di Jakarta.

 

Sebagaimana yang diucapkan Pangkoops I (beberapa waktu yang lalu di rumah dinas Penjabat Bupati Belitung), TNI-AU siap membantu masyarakat seperti bantuan angkutan Hercules dan berharap membantu pembangunan di daerah yang tenang seperti Belitung ini.  Kepada Pak Deddie kami mengucapkan terimakasih atas tugas pengabdian di Belitung. Belitung pun sempat dikunjungi Presiden (Megawati dan SBY dalam latihan tempur udara) “ujar Letkol Hadezul yang juga memiliki dua anak ini.

 

Dalam sambutan tanpa teks Penjabat Bupati Belitung Haryono Moelyo,SE.MA memberikan apresiasinya kepada Letkol Pnb Deddie R. Semet selama bertugas sehingga koordinasi mudah dilakukan begitupun keberhasilannya dalam menjaga keamanan di Belitung terutama  menjelang Pemilu Bupati/Wakil Belitung pada tanggal 23 Oktober nanti. “ kepada Pak Hadezul kami ucapkan selamat Datang di Pulau Belitung “ujar Haryono Moelyo.

 

“Malam Pisah Sambut Dan Lanud Tanjungpandan” di rumah makan Dinasti Paal Satu, Jum’at (10/10) malam juga dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Belitung Drs Suhardi, Wakil Ketua DPRD Taufik Mardin, Kapolres Belitung AKBP Rudi Tranggono,S.St MK, Dandim 0414 Letkol CZI Jangkung Widyatmoko, Ketua Pengadilan Negeri Tanjungpandan Heri Setyobudi, MH, unsur prajurit TNI, anggota Polres Belitung dan Asisten I Bidang Pemerintahan Pemkab Belitung Ir. Hermanto, tokoh masyarakat diantaranya Ayie Gardiansyah, Dr.Suhandri SPOg.

 

Acara pisah sambut ini juga dimeriahkan oleh Paduan Suara Persatuan Istri Angkatan Udara (PIA) Ardya Garini Cabang 11/D.I Lanud Tanjungpandan (fithrorozi)