Tanjungpandan (WP),  Universitas Terbuka tidak menghasilkan sarjana kelompok. Meskipun aktivitas mahasiswanya lebih banyak dilakukan dalam Kelomok Belajar Bersama (KBB) namun proses belajar ini tidak berlanjut saat pelaksanaan ujian yang dilakukan serentak di 520 kota atau 745 dengan 8217 ruang ujian. Di Belitung  terdapat dua KBB  yakni KBB-Reguler yang diketuai oleh Zeindera Jaya, BA  dan KBB-Pendidikan Dasar  yang diketuai Paryanta, SIp,SPd.

 

Orientasi ini bertujuan untuk memperkenalkan apa dan bagaimana belajar dengan sistem jarak jauh (internet) dan memotivasi mahasiswa untuk selalu fokus pada materi pelajaran. Saat ini UT sedang meningkatkan kualitas sistem evaluasi orang per orang (prestasi mahasiswa)  sekaligus melacak  jika terjadi penyimpangan. Hal ini diungkapkan Kepala UPBJJ-UT, Pangkalpinang, Dr.Maman Rumanta,Msi,  saat menyampaikan materi orientasi didepan 94 mahasiswa baru UT di Gedung Nasional Tanjungpandan, Sabtu (20/9) pagi.

 

Untuk meningkatkan kualitas pendidikan jarak jarak, UT telah menjalani international quality audit of the icde Agency dari International Council For Open And Distance Education yang berlaku dari 1 Agustus 2005 hingga 1 Agustus 2010, Sertifikat ISO Manajamen Mutu 9001:2000, Sertifikat Akreditasi dari Menteri Pendidikan Nasional. “ Ini tidak lain untuk menunjukkan keseriusan UT untuk   menghasilkan lulusan yang berkualitas ” tambah Maman. Per 4 April 2008 Universitas Terbuka telah mewisuda 661.292  wisudawan.

 

UT juga didukung jaringan operasional di Jakarta didukung oleh 370 staf akademik dan 444 staf administrasi serta 46 kantor Unit Program Belajar Jarak Jauh (UPBJJ) dengan 398 staf akademik dan 290 staff administrasi.

 

Untuk kemudahan mahasiswa, Universitas Terbuka memberikan layanan berupa tutorial tatap muka (TTM-ATPEM). Sejak tahun 2007 UPBJJ-UT Pangkalpinang juga melatih tutor lokal untuk Program Pendidikan Dasar dan Non Pendas (Regular) dan pada semester 2 tahun 2007, UT menyediakan bimbingan tugas akhir (TAP) secara online selain tetap melaksanakan tutorial jarak jauh melalui surat, telepon, fax, internet, fax-internet, radio maupun televisi.

 

Sebagian besar orang selalu ingin melanjutkan pendidikan ke Pulau Jawa, sementara banyak  orang yang tidak mampu melanjutkan pendidikan hingga ke luar pulau. “ Karena itu, kuliah terbuka (jarak jauh) seperti ini bisa dijadikan alternatif” ujar Penjabat Bupati Belitung, Haryono Moelyo,SE,MA.

 

Universitas Terbuka  memiliki 35 program tergabung dibawah 4 fakultas jenjang Strata Satu yakni Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Fakultas Ekonomi, Fakultas Sospol dan Fakultas MIPA. Sedangkan  Jenjang Strata Dua meliputi Program Administrasi Publik (MAP), Program Manajemen (MM) dan Program Manajemen Perikanan. Selain dua program S2 lain yakni Program Pendidikan Matematika (dibuka tahun 2009) dan Strata Tiga Program Administrasi Publik yang akan dibuka pada tahun 2010.

 

Menurut Drs. Haholongan Simanjuntak,Mpd, dari 7454 mahasiswa  sebagian besar mengikuti kuliah  pada  Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (45%), Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (15-20%) sedangkan sisanya Fakultas Ekonomi dan Fakultas MIPA. Haholongan yang menyampaikan materi tutorial mendukung rencana pemerintah provinsi untuk  membangun hotspot (akses internet terbuka) sehingga memudahkan mahasiswa mengakses materi kuliah dan mengetahui proses akademik di UT. Pada kesempatan itu Kepala UPBJJ-UT Pangkalpinang  didampingi Agus Syaiful Mujab,SE (menyampaikan mekanisme registrasi dan ujian) dan Vanda Irawan,SE (menyampaikan mekanisme tutorial online)

 

Pada kesempatan ini. Penjabat Bupati juga menyampaikan materi orientasi terutama mengenai alasan mengapa orang ingin berubah “ Kalau ingin berubah kita perlu merubah pola pikir ” Haryono mengutip sepuluh tantangan abad ke-21 menurut Robert B. Tucker, yakni 1) kecepatan, 2) teknologi, 3) pelayanan, 4) jaminan mutu, 5) pertambahan nilai, 6) kompetisi harga, 7) ragam gaya hidup, 8.) pilihan, 9) gelombang generasi dan 10) kenyamanan. “Tantangan ini mendasari kesuksesan dimasa depan, jangan pasrah dengan hal yang sudah biasa terjadi” kata Haryono saat memberikan materi orientasi mahasiswa baru Universitas Terbuka (fithrorozi).