Tanjungpandan (WP), Pada tanggal 23 Oktober 2008 nanti masyarakat Belitung akan menunaikan hak politiknya untuk memilih Bupati dan Wakil Bupati Definitif. Dan proses pendataaan pemilih telah dilaporkan kepada penyelenggara Pemilu Bupati dan Wakil Bupati (KPU Kabupaten Belitung). Beberapa desa telah mempersiapkan diri seperti Desa Perawas yang menempatkan 133 petugas pemilu, 38 tenaga keamanan dan 10 tenaga linmas desa. Tercatat  6.065 mata pilih yang akan memilih 7 pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati di 9 TPS yang terdiri dari 2106 pemilih laki-laki (34,72%), 3443 pemilih perempuan (56,77%) dan  516 pemilih pemula (8,51%)”

Sebagai pribadi maupun Penjabat Bupati, saya berterimakasih atas usaha pemerintah desa yang telah mempersiapkan pelaksanaan Pemkada. Hal ini sejalan dengan amanat yang diberikan Mendagri kepada Haryono Moelyo SE,MA untuk melaksanakan dua agenda penting pada masa kepemimpinannya, yakni meneruskan pemerintah berkaitan dengan pengunduran diri Bupati dan Wakil Bupati yang mencalonkan diri pada Pemkada 23 Oktober nanti dan memperlancar pelaksanaan Pemkada 2008.

Seperti yang dijelasan Kades Perawas Rachmat saat menerima rombongan Safari Ramadhan Penjabat Bupati Belitung di Mesjid Al Muthmainnah Dusun Air Raya I, Perawas , Jum’at (19/9).  Desa Perawas terdiri dari 1768 kepala keluarga  dengan total penduduk mencapai 10.048 jiwa yang terdiri dari 5350  perempuan (53,24%) dan 4698 laki-laki (46,76%)

Dilihat dari sisi kuantitas, aspirasi perempuan diperkirakan berpengaruh signifikan terhadap hasil perolehan suara dalam Pemilu Bupati/Wakil Bupati maupun Pemilu Legislatif nanti. “ Lewat tangan ibu-ibu dan bapak Bupati Definitif nanti terpilih. “ ujar Penjabat Bupati Belitung mengingat jamaah mesjid Al Muthmainnah, Jum’at (19/9).

Mesjid Muthmainnah merupakan salah satu dari 9 Mesjid di Desa Perawas yang menerima bantuan dari Penjabat Bupati belitung berupa Al Qur’an dan terjemahannya, Surat Yasin, beras, kaligrafi dan sajadah. Sedangkan Badan Amil Zakat (BAZ) Kabupaten Belitung menyerahkan bantuan berupa uang tunai kepada 7 fakir miskin dan 2 orang takmir (nuje).

Dilihat dari lapangan usaha, sebagian besar penduduk desa bekerja disektor informal (buruh lepas), petani dan sebagian bekerja sebagai PNS ataupun karyawan swasta. Sementara sarana pendidikan meliputi 1 unit PAUD, 3 unit TK, 2 SMP, 2 Madrasah, 5 TPA , dan 1 SMA dan 2 SMK. Selain mesjid, Desa Perawas memiliki 4 surau, 1 unit vihara dan 1 unit gereja

Ketersediaaa sarana dan prasarana yang ada memungkinkan Desa Perawas dapat membangun Sumberdaya Manusia yang berkualitas. “Oleh karena itu saya berharap Kades, Camat dan Pemerintah Kabupaten dapat saling berkoordinasi apalagi Desa Perawas berdekatan dengan pusat pemerintahan. Hal ini tidak lain agar Desa Perawas dapat menjaga kualitas SDM dan mengatas berbagai masalah pembangunan yang timbul ” ujar Haryono Moelyo,SE,MA diakhir sambutannya (fithrorozi)