Tanjungpandan (WP), Pemkab Belitung bekerjasama dengan Panitia Hari Besar Islam (PHBI) dan Dewan Mesjid Indonesia (DMI) Kabupaten Belitung menggelar peringatan Hari Isra’ Mi’raj Nabi Besar Muhammad SAW di Mesjid Al Mabrur, Tanjungpandan Kamis (28/8) Pukul 19:20.

 

Sampai saat ini tidak ada peristiwa spiritual yang paling mengusik akal manusia kecuali peristiwa Isra’ Mi’raj, Dalam waktu kurang dari sepertiga malam melakukan perjalanan pulang pergi dari bumi ke langit hanya mengendarai seekor Buroq.

 

Oleh karena itu dari masa ke masa, seiring dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, kita umat Islam terus berupaya menjelaskan peristiwa tersebut secara ilmiah. Dalam batas tertentu, kebenaran ayar Al-Qur’an menjadi anjuran untuk diverifikasi secara ilmiah. Tongkat yang dicelupkan kedalam air sepintas lalu kelihatan terpotong, padahal sebenarnya tidak. Ini membuktikan, kebenaran fisika masih menjadi metafisika yang harus diakui dengan kejujuran intelektual.

 

Disamping itu, inti agama adalah iman, yang artinya percaya  dan sudah selayaknya kita memberikan ruang untuk percaya. Harapan ini disampaikan Plt.Bupati Belitung melalui Staf Ahli Bupati Bidang  Administrasi Dr. Arham Armuza pada sambutan memperingati Hari Isra’ Mi’raj sekaligus menyambut datangnya bulan suci Ramadhan 1429 H yang menghadirkan penceramah KH.Ahmad Rizal MSc dari Jakarta yang dikenal pemirsa televisi dalam program acara telivisi Kuliah Subuh dan Rahasia Illahi dan Sri Wahyuningsih yang dikenal sebagai  Cici Tegal (Syafei)