Tanjungpandan (WP), Setiap kabupaten dan setiap jenjang pendidikan semestinya memiliki standard penyelenggaraan yang meningkat dari tahun ke tahun. Standar kualitas itu juga dipenuhi untuk  sekolah berstandar Nasional, Sekolah Unggulan, dan Sekolah Kategori Mandiri.
Semua pemangku kepentingan (stakeholder) diberi kesempatan untuk terlibat dalam peningkatan kualitas pendidikan termasuk kalangan swasta seperti yang dilakukan PT.Timah terhadap Sekolah Unggulan di Pemali, Sungai Liat, Kabupaten Bangka. Mereka terlibat dalam proses prakarsa,  seleksi siswa hingga   pendanaan dalam kegiatan proses belajar mengajar Pada standar nasional, minimal sekolah memiliki delapan standar yakni standar sarana dan prasarana, standar pembiayaan, standar isi, standar pengelolaan, standar proses, standar penilaian dan standar kelulusan. Saat Pemkab melalui Dinas Pendidikan  menetapkan  SDN 17 Tanjungpandan, SMPN 2 Tanjungpandan dan SMAN 1 Tanjungpandan  sebagai Sekolah Standar Nasional

Jumlah SMP, SMA dan SMK di Kabupaten Belitung Tahun 2008

Kecamatan

SLTP

SMA

SMK

Tanjungpandan

7 negeri, 5 swasta

2 negeri, 3 swasta

2 negeri,3 swasta

Membalong

5 negeri

1 negeri

Badau

3 negeri

1 negeri

Sijuk

4 negeri

1 negeri.1 swasta

Selat Nasik

2 negeri

1 negeri

      Sumber : Kepala Seksi Kurikulum SMP/SMA/SMK.

 

Sosialisasi ini sendiri merupakan tahap awal mewujudkan Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional (RSBI) yang dilakukan oleh Direktorat Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikmandasmen) Departemen Pendidikan Nasional. Nantinya akan dikucurkan dana block grand sebagai stimulan (pemancing)  sedangkan pemerintah kabupaten menyiapkan dana pendamping. “Setelah terbentuk, diharapkan  sekolah lain mengacu pada sekolah RSBI ini, tentunya RSBI minimal sudah memenuhi standar  nasional ” kata Kepala Seksi Kurikulum SMP/SMA/SMK Dinas Pendidikan Edi Wahyono,S.Pd.

Kegiatan Sosialisasi RSBI di Gedung Nasional, Tanjungpandan  pada tanggal 29 Agustus ini  juga dihadiri Penjabat Bupati Belitung Haryono Moelyo,MA, Drs.Arham Armuza, beberapa calon Bupati/Wakil Bupati diantara Soehadi Hasan dan Isyak Meirobie,SSn,Msi.

Adanya Rintisian Sekolah Bertaraf Internasional (RSBI) ini bukan hanya memicu siswa berprestasi tetapi juga gurunya. Pada tahap awal RSBI ini akan diselenggarakan untuk satu lokal. Murid diseleksi dengan nilai raport dan nilai NEM, sementara guru dan pengawas pun diseleksi. Dengan adanya RSBI siswa lebih fokus belajar karena seluruh biaya yang terkait dengan proses belajar siswa ditanggung negara. Sesuaik ketentuan anggaran pendidikan menimal 20% dari total anggaran pembangunan. Siswa juga dimungkinkan menempuh pendidikan hingga ke luar negeri bukan hanya di perguruan negeri di Indonesia saja” kata Acmad Fajeri, guru SMAN 2 Tanjungpandan (fithrorozi)