Tanjungpandan (WP), Rapat Paripurna Ke VIII Masa Persidangan Ke II tahun Sidang 2008 dibuka dan sifat rapat terbuka untuk umum oleh Ketua DPRD Kabupaten Belitung Drs.Suhardi dengan agenda acara Pengambilan Sumpah Jabatan dan Pelantikan Penjabat Bupati Belitung di Ruang Sidang DPRD Kabupaten tanggal 29 Agustus jam 09:00 Wib

Semenjak pengunduran Sdr. Ir.H.Darmansyah Husein pada tanggal 21 Juli 2008 sebagai Bupati Belitung dan pengunduruan Sdr. Andi Saparudin Lanna,SH sebagai Wakil Bupati Belitung untuk mengikuti Pemkada Bupati Belitung Tahun 2008 terjadi kekosongan kepemimpinan definitif walaupun sesuai dengan ayat 4 Pasal 35 UU Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah Sdr. Sekretaris Daerah melaksanakan tugas sehari-hari Kepala Daerah.

Kami atas nama Pimpinan dan Anggota DPRD Kabupaten  Belitung dan atas nama masyarakat Kabupaten Belitung menyambut baik penunjukan Sdr. Haryono Moelyo, SE,MA sebagai Penjabat Bupati Belitung sesuai dengan Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 131.19-621 Tahun 2008 tanggal 15 Agustus 2008 perihal Pengesahan Pemberhentian Bupati Belitung dan Pengangkatan Penjabat Bupati Belitung Provinsi Kepulauan Bangka Belitung

Dalam kesempatan ini Ketua DPRD menyampaikan persoalan yang mendesak dan diharapkan mampu diselesaikan dengan kepemimpinan Sdr. Pejabat Bupati Belitung, antara lain :

1.     Menjaga ketersediaan sembilan bahan pokok dan ketersediaan serta pengawasan distribusi BBM terutama yang bersubsidi menjelang puasa bulan Ramadhan dan Idul Fitri 1429 H, serta menjelang Pilkada jangan sampai distribusi BBM yang kacau dan lengkap hanya kebutuhan sembilan bahan pokok akan dimanfaatkan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab.

2.    Mensukseskan Pemkada Tahun 2008 yang Insya Allah akan diakhiri dengan pemungutan suara pada tanggal 23 Oktober 2008.

3.    Penyusunan RAPBD Tahun Anggaran 2009

Pengantar Ketua DPRD ditindaklanjuti dengan Pelantikan Penjabat Bupati Belitung oleh Wakil Gubernur Propinsi Kepulauan Bangka Belitung Syamsudin Basari sekaligus mengambil sumpah secara Islam oleh rohaniawan Imam Syafei.

 

Dalam sambutan pelantikan,  Wagub mengungkapkan pelantikan penjabat Bupati Belitung pada hari ini merupakan pelaksananan dari amanat Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2008 tentang Perubahan Kedua Atas UU Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah.

Terkait terbitnya putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 17/PUU-VI/2008 menganulir salah satu pasal dalam UUU Nomor 12 Tahun 2008 yaitu pasal 58 Huruf Q, bagi incumbent yang akan mencalankan atau dicalonkan kembali pada periode berikutnya tidak harus mengundurkan diri, Wagub menjelaskan putusan Mahkamah Konstitusi tersebut tidak dapat diaplikasikan.

Mengingat tahapan penyelenggaraan Pilkada di Kabupaten Belitung sudah dilaksanakan jauh sebelum putusan Mahkamah Konstitusi tersebut diterbitkan, sesuai dengan Surat Edaran Menteri Dalam Negeri RI Nomor 188.2/2302/SJ tanggal 7 Agustus 2008 pada point (3) menyatakan bahwa Kepala Daerah/Wakil Kepala Daerah yang telah mendaftarkan/didaftarkan sebagai pasangan calon Kepala Daerah/Wakil Kepala Daerah sebelum tanggal 4 Agustus 2008, berlaku ketentuan pasal 58 huruf q UU Nomor 12 Tahun 2008 tentang Perubahan Kedua UU Nomor 32 Tahun 2004 Tentang Pemerintahan Daerah tersebut diatas.

Mengingat jadwal pendaftaran Calon Bupati/Wakil Bupati Belitung yang ditetapkan  KPU Kabupaten Belitung adalah tanggal 15 hingga 21 Jui 2008, maka proses yang dilaksanakan dalam Pemilihan Bupati/Wakil Bupati Belitung Periode 2009-2014 tetap mengacu pada pasal 58 huruf q, sehingga Bupati/Wakil Bupati yang mencalonkan diri tetap dianggap mengundurkan diri. Untuk itu Wagub menyampaikan terimakasih atas pengabdian keduanya selama 4 ½ tahun menahkodai Kabupan Belitung, semoga amal bhakti mendapat balasan yang setimpal dari Allah SWT.

Mengingat adanya kekosongan jabatan Kepala Daerah/Wakil Kepala Daerah di Kabupaten Belitung mulai dari proses pengunduran diri sampai dengan pelantikan Bupati/Wakil Bupati terpilih mencapai kurang lebih tujuh bulan, maka sebagaimana diamanatkan dalam Peraturan Pemerintah Nomor 6 tahun 2005 tentang  Pemilihan, Pengesahan, Pengangkatan dan Pemberhentian Kepala Daerah/Wakil Kepala Daerah adalah, apabila adanya kekosongan Jabatan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah, maka Sekretaris Daerah melaksanakan tugas sehari-hari Kepala Daerah sampai dengan diangkatnya Penjabat Kepala Daerah.

Dalam kesempatan ini, Wagub juga memberikan alasan pengangkatan Haryono Moelyo,SE,MA yang telah melalui pertimbangan yang cukup matang terutama pertimbangan psikologis, pengalaman yang cukup di bidang pemerintahan serta diharapkan dapat menjaga netralitas kalangan birokrat dalam penyelenggaraan Pemilihan Bupati/Wakil Bupati nanti.

Seorang Penjabat Bupati pada hakekatnya dapat melaksanakan seluruh kewenangan Bidang pemerintahan, tetapi hendaknya kewenangan yang dimiliki dapat lebih diprioritaskan pada pelaksanaan tugas pokok dan tidak mengambil kebijakan strategis yang dapat mempersempit ruang gerak serta mempersulit kebijakan bagi Bupati dan Wakil Bupati Terpilih yang akan datang.

Wagub juga mengucapkan terimakasih kepada Ir.Mulgani yang telah melaksanakan tugas sebagai Pelaksana Tugas Bupati Belitung  dan dipersilahkan melaksanakan tugas sebagai Sekretaris Daerah kembali (fithrorozi)