Tanjungpandan (WP), Selama dua hari sejak Sabtu (23/8), panitia penyelenggara menggelar gladi resik untuk melaksanakan  Wisuda Santri VII pada hari senin (25/8) di Ruang Serba Guna Setda Kabupaten Belitung yang digelar BKPRMI dan LPPTKA Kabupaten Belitung dan diikuti peserta wisudah .

Dalam sambutannya, Ketua Panita Wisuda VII menjelaskan peserta munaqosyah (ujian) berjumlah 430 santri dari 57 TPA. Pelaksanaan ujian ini dilaksanakan mulai tanggal 19 Juli – 20 Agustus, di Kecamatan Sijuk 20 Juli, di kecamatan Membalong 3 Agustus, dan Kecamatan Selat Nasik 10 Agustus yang lalu. Dari hasil munaqosyah, sebanyak 387 santri dinyatakan lulus dan berhak mengikuti wisuda sedangkan 43 santri dinyatakan tidak lulus.

Dibandingkan tahun 2007, pada tahun ini jumlah wisudawan mengalami peningkatan hampir 25%. Dari 387 wisuda santri terdapat 10 yang sebagai wisudawan terbaik yang diseleksi dari 20 besar santri berprestasi. Kepada mereka diberikan penghargaan berupa piala dan uang pembinaan. Tentunya keberhasilan para santri ini tidak lepas dari upaya ustad dan ustadzah yang bersama orang tua wali turut mendampingi para santri pada saat wisuda. 

Jumlah Peserta Santri Peserta Munaqosyah Tahun 2008

Kecamatan

Peserta Ujian

Lulus

Tidak Lulus

Kelulusan (%)

Tanjungpandan

249

226

23

90,76

Sijuk

80

62

18

77,5

Badau

35

35

100

Membalong

40

38

2

95

Selat Nasik

26

26

100

Sumber : Laporan Ketua Panitia

Sejumlah orangtua tampak senang melihat anaknya meraih gelar sarjana al-qu’ran yang diwisuda oleh Plt.Bupati Belitung Ir.Mulgani, Ketua DPRD Kabupaten Belitung yang juga Ketua Dewan Masjid Indonesia Kabupaten Belitung Drs.Suhardi, Ketua BKPRMI Farid Wajdi S.Ag dan Kepala Kantor Departemen Agama Kabupaten Belitung Drs. Imam Safei. Acara ini dimeriahkan dengan penampilan kreativitas santri mulai dari pembacaan suara Al-Alaq, senandung Al-Qur’an, Hymne dan Mars TPA oleh para santri yang sebagian besar murid sekolah dasar. (fithrorozi)