Tanjungpandan (WP), Bertempat di Ruang Serbaguna Tanjungpandan ketujuh Cabup/Cawabup Belitung yang telah mendaftarkan pencalonannya mengambil nomor urut pencalonan pada hari Kamis, 21 Agustus 2008 yang berlangsung dari pukul 09:30 hingga 10:15 wib.

 

Pasangan Andi Saparudin Lanna,SH-Isyak Meirobise,SSn dengan nomor urut 1, pasangan Soehadie Hasan–Ir.Yudi Dharma dengan nomor urut 2, pasangan H.Mochtar H.Motong dan H.Masdar Nawawi menggunakan nomor urut 3, pasangan Usmandie A.Andeska-Sri Hendrawanti dengan nomor urut 4, pasangan Asmulyati Azhar S.Sos–Harpan Effendi SH dengan nomor urut 5, pasangan Ir.H.Darmansyah Husein-Sahani Saleh,BA dengan nomor urut 6, dan pasangan  H.Sudirman Norman S.Sos-Jamaludin Zuhdi dengan nomor urut 7.

 

Proses pencabutan ini juga dihadiri  oleh Plt.Bupati Belitung, Ketua DPRD Kab.Belitung Drs Suhardi, Badan Kesbangpol dan Linmas Drs.Hari Taruna, anggota partai pendukung dan tim sukses masing-masing calon.

 

Pelaksanaan kampanye Pemilu Bupati dan Wakil Bupati tentunya memberikan keuntungan politis bagi partai (baru) untuk mensosialisakan keberadaan partai melalui dukungan politik mereka ke masing-masing calon sebagai diungkapkan Ketua DPC Partai Gerindra Drs.Parulian yang ikut hadir dalam pencabutan nomor urut di Ruang Serba Guna.

 

Sejumlah wartawan memanfaatkan momentum ini untuk mengetahui visi dan misi masing-masing calon dan tanggapan beberapa isu aktual seperti BBM yang terjadi di Kabupaten Belitung.

 

Sementara KPUD menerima pemberitahuan resmi Daftar Laporan Harta Kekayaan Calon Bupati dan Wakil Bupati Belitung dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang tertuang dalam Surat Nomor B-1940 tahun 2008 tanggal 6 Agustus 2008 dan 12 Agustus 2008. KPUD baru menerima pemberitahun resmi pada tanggal 19 Agustus 2008 dan 20 Agustus 2008.

 

1. H.Sudirman Norman Ssos               : Rp.  8.010.254.233

2. Isyak Meirobe SSn                         : Rp.1.826.415.087 dan US $ 1.000

3. Andi Saparudin lanna  SH               : Rp.1.791.270.556

4. Ir.Yudhi Dharma                              : Rp.    945.171.957

5. Muchtar H.Motong                          : Rp.    885.647.984

6. Harpan Efendi                                : Rp.    340.509.076

Sedangkan untuk tujuh calon lainnya, KPUD masih menunggu informasi dari KPK.
Menjelang Pemilu 2009 partai baru berupaya mensosialisasikan partai baru dengan memanfaatkan setiap momentum yang digelar seperti pada pawai pembangunan. Namun tidak demikian halnya dengan proses  pendaftaran caleg partai. Memasuki hari terakhir pendataran caleg, hingga tanggal 19/8 pukul 16:300 baru satu parpol yang mendaftarkan calonnya yakni Partai Kasih Demokrasi Indonesia untuk daerah Pemilihan Belitung I.
“ Sampai hari ini ini belum ada petunjuk dari KPU pusat mengenai perpanjangan batas waktu pendaftaran, termasuk memberi perpanjangan waktu bagi 4 parpol yang berhasil loloas berdasarkan hasil PTUN kemarin. Dua dari partai tersebut terdapat di Belitung yakni, Partai Syarikat Islam dan Partai Buruh, kata Ketua Divisi Pencalonan dan Pemilihan KPU Kabupaten Belitung Agustin, Amd,

Pemilu Legislatif

Sebanyak 27 partai politik mendaftarkan bakal calon legislatif (DPRD) Kabupaten Belitung ke KPUD pada hari Selasa (19 Ags) yang lalu. Jumlah caleg yang didaftarkan mencapai 472 orang terbagi dalam tiga daerah pemilihan (Dapil) untuk memperebutkan jatah 25 kursi DPRD Kabupaten Belitung Periode 2009-2014.

Dapil I meliputi wilayah kecamatan Tanjungpandan 13 kursi dengan penduduk 83.042 jiwa, Dapil Belitung II meliputi wilayah kecamatan Badau dengan penduduk 11.764 jiwa dan Sijuk sebanyak 6 kursi dengan penduduk 25.511 jiwa dan Dapil Belitung III meliputi kecamatan Membalong dengan penduduk 21.765 jiwa dan Selat Nasik sebanyak 6 kursi dengan penduduk 6.857 jiwa.
“ Calon yang akan duduk di DPRD harus memenuhi 30% BPP  (Bilangan Pembagi Pemilih). Jika partai tersebut mendapat kursi caleg tetapi tidak memenuhi 30 dari BPP, maka penentuan kursi caleg di DPRD mengacu pada nomor urut”, tambah Agustin.

KPUD Kabupaten Belitung menetapkan masa kampanye Pemkada 2008 dari tanggal 6 hingga 19 Oktober 2008 dan tiga hari masa tenang sebelum pelaksanaan Pemkada tanggal 23 Oktober 2008. Sedangkan masa kampanye untuk Pemilu (legislatif dan DPD) 2009 dari tanggal 12 Juli 2008 hingga 5 April 2009.

Hingga saat ini Panwasla Pemkada 2008 sudah terbentuk yang diketuai oleh Drs.A.Aziz Johan sementara Panwaslu Pemilu 2009 belum terbentuk. Terhadap kondisi tersebut, Ketua KPUD Provinsi Bangka Belitung Zulfriandi Affan SE mengemukakan bahwa selama Panwaslu belum terbentuk masyarakat dapat menjadi pengawas terhadap pelanggaran yang mungkin timbul dan melaporkan ke KPUD, jika sudah menyangkut tindak pidana masyarakat pun dapat melaporkan ke pihak berwajib (Polres Belitung).

“Meskipun penetapan anggota panwaslu Pemilu 2009 akan merujuk pada keanggotaan Panwaslu Pemkada 2008 namun ada perbedaan mekanisme, antara lain Panwaslu Pemkada 2008 dilantik oleh Badan Pengawas Pemilu Pusat (Bawaslu) sedangkan Panwaslu Pemilu dilantik sesuai dengan tingkatannya”, jelas Agustin (fithrorozi)