Tanjungpandan (WP), Lelah menunggu antrian, akhirnya pengendara kendaraan roda dua dan empat bisa bernafas lega, pedagang bensin eceran akhirnya bisa memamerkan botol dan diregen bensinnya dipinggir jalan menyusul kabar banyak penambang timah yang berhenti beroperasi karena harga timah anjlok dipasaran. Pengendara kendaraan pun tak hirau dengan alasan spesifik dan siginifikan kembalinya bensin dipasaran.

 

Setidaknya mereka dapat mengunjungi Belitung expo 2008 yang biasa dikenal dengan pameran pembangunan. Expo yang dibuka Plt Bupati Belitung Ir.Mulgani pada sore pukul 16:00 wib ini menampilkan berbagai stand instansi pemerintah, swasta dan masyarakat umum. Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya expo kali ini didukung dengan layanan internet (hotspot) dari Kantor Layanan Telkom Wilayah Tanjungpandan  dan Dinas pendidikan Kabupaten Belitung.  Dengan fasilitas akses internet gratis ini tentunya masyarakat akan lebih mengenal teknologi informasi

 

Kabag Humas Setda Kabupaten Belitung Suharyanto,BA menjelaskan dari 50 stand yang disiapkan pemkab Belitung secara gratis ini baru terisi 43 stand di hari pertama, namun akan bertambah karena banyak peserta tambahan yang ingin mengisi stand kosong tersebut.

 

Stand Expo Kabupaten Belitung 2008 yang ditempat mengitari dinding luar Stadion Olah Raga Tanjungpandan ini akan diselenggarakan dari tanggal 20 hingga 24 agustus. Plt.Bupati Belitung bersama Ketua DPRD Kabupaten Belitung Drs.Suhardi unsur Muspida dan sejumlah pejabat dilingkungan pemkab Belitung meninjau stand  perwakilan kecamatan, dinas/intansi, tni/polri, perbankan, telkom dan pelaku usaha  yang dimeriahkan oleh atraksi barongsai Naga Mas Sakti.

 

Melalui pameran ini masyarakat dapat melihat perkembangan pembangunan daerah dan lapangan usaha yang ada di Kabupaten Belitung seperti yang tersirat dari komentar  Kepala Pelayanan Telkom Harjuni kepada Warta Praja. Menurut Harjuni saat ini animo masyarakat terhadap produk layanan internet speedy cukup baik. Hingga Agustus 2008 jumlah pelanggaran speedy mencapai 395 satuan sambungan line (SSL) di Tanjungpandan dan Manggar. Dengan melihat kondisi tersebut pada tahun-tahun mendatang Telkom mengembangkan ke kecamatan lain seperti Gantung dan Kelapa Kampit. Saat ini rasio produk speedy, 40 % personal, 30 % timebase 20 % layanan office dan sisanya digunakan untuk kebutuhan pelanggan lain.

 

Melihat jumlah kunjungan yang cukup ramai di hari pembukaan ini, tentunya Belitung Expo ini akan mampu meningkatan akses pasar lokal terhadap produk yang dihasil di Kabupaten Belitung seperti tenunan khas kain cual yang dijual dari harga terendah Rp.500 ribu hingga jutaan rupiah yang dipamerkan di stand Dinas Perindustrian dan Perdagangan dan Koperasi Kabupaten Belitung.  Kabupaten Expo juga menampilkan produk dan iklan layanan publik yang dibuka dari jam 15:00 hingga 21:00 wib yang dimeriahkan berbagai hiburan pada malam harinya. (fithrorozi)