Tanjungpandan (WP), Sudah menjadi rutinitas pawai pembangunan dan pameran pembangunan dilaksanakan setiap tahun bertepatan dengan peringatan Proklamasi Kemerdekaan RI. Dari tahun ke tahun baik tema maupun jumlah peserta selalu meningkat.

 

Sejumlah peserta pawai melakukan atraksi ataupun sekeder memberi penghormatan didepan panggung kehormatan. Diatas panggung kehormatan tampak Plt.Bupati Belitung Ir.Mulgani, Ketua DPRD Kabupaten Belitung Drs Suhardi, Dandim 0414 Belitung Letkol Czi M Jangkung Widyanto, unsur Polres Belitung dan pejabat di lingkungan Pemkab Belitung.

 

Pawai pembangunan tidak hanya objek hiburan masyarakat yang meramaikan jalan yang dilewati menjadi ajang promosi kalangan swasta seperti perusahaan dagang dan operator selular yang membagi kartu telpon ataupun  meluapkan kritikan, provokasi bahkan kampanye menjelang Pemilu Bupati/Wakil Bupati Belitung yang akan diselenggarakan pada bulan Oktober 2008 nanti. Pawai pembangunan ini juga menjadi media meningkatkan eksistensi organisasi agar dikenal lebih luas oleh masyarakat seperti ORARI, RAPI ataupun Balai Wartawan Belitung

 

Tidak banyak latihan bagi para pemain tokoh kecil film Laskar Pelangi, kedelapan melakukan atraksi persis seperti adegan yang mereka perankan. Berbeda dengan peserta dari group dadakan lain melakukan atraksi keprihatian penanganan distribusi BBM yang terkesan demontrasi  layaknya. Mereka adalah bagian peserta pawai jalan kaki yang juga diikuti atlet yang tergabung dalam KONI Kabupaten Belitung dengan memamerkan sederet medali .

 

Tahun ini peserta pawai pembangunan diikuti 40 peserta pealan kaki SD, 12 peserta jalan kaki SLTP, 10 peserta jalan kaki SLTA an 38 peserta jalan kaki umum. Sementara peserta seperti hias SD,LTP dan Umum berjumlah 12 kelompok, sepeda motor hias dari dinas/instansi dan Dharmawanita berjumlah 13 peserta dan sepeda motor hias umum yang berjumlah 20 kelompok peserta. Sedangkan jumlah mobil hias dinas/instansi dan umum berjumlah 20 kelompok  termasuk forum ojeng sekaput dan lainnya,

 

Dinas/Intansi mengikutsertakan 12 kendaraan hias yang membawa pesan-pesan pembangunan, 20 kendaraan dari peserta umum termasuk partai politik, Orari, Akper Pemkab Belitung. Pawai pembangunan dalam rangka memperingati Hari Proklamasi Kemerdekaan ke-63 tahun 2008 ini mengambil tema “ Dengan Semangat Proklamasi 17 Agustus 1945, kita Lanjutkan Pembangunan Ekonomi Menuju Peningkatan Kesejahteraan Rakyat, Serta Kita Perkuat Ketahanan Nasional Menghadapi Tantangan Gobal “. Tema utama ini diterjemahkan dalam bentuk yang sederhana hingga unik untuk memikat para penonton sepanjang jalan antara lain menggusung tema pemanasan global dari desa Tanjungpendam, pemanfaatan bio energi hingga memamerkan kendaraan tanpa bensin (berbahan bakar accu).

 

Pawai pembangunan yang dimulai dari Lapangan Bola Ex PT.KIA pada pukul 12.30 wib baru dimulai dua jam kemudian  yang melintasi jalan A.Yani, Jl.Diponegoro, Jl.Sriwijaya, Jl,Gegedek, Jl.Endek, Jl. Yos Sudarso  dan berakhir di halaman Gedung Nasional Tanjungpandan. Sejak 11 Agustus Panitia Pawai yang diketuai H.Nuhadi S.Ipem membuka pendaftaran melalui Surat Pengumuman Nomor 01/PAN/HUT/RI/PAWAI/2008.

 

Selain partai politik yang membawa bendera partai antara lain PDIP dengan Pemuda Merah Putih, PPRN, PPP, PKPI, PPD dan Gerindra juga tampak calon Bupati Belitung 2008 Andi Saparudin Lanna,SH yang berada di mobil hias KM. Harapan Baru, diikuti calon independen Suhadi Hasan yang sempat memberikan orasi diatas mobil hias didamping Yudi Dharma. Pawai diakhir dengan mobil hias yang menggusung pesan politik pasangan Calon perseorangan Bupati/Wakil Bupati Belitung Usmandie Andeska dan Sri Hendrawanti (fithrorozi)