Tanjungpandan (WP), Rasa ikhlas dari lubuk hati yang dalam, kami memohon kehadiratMu. Ya Allah, semoga Engkau berkenan mengampuni dosa para pahlawan kami dan berkenan pula menerima  pengabdian dan dharma bakti mereka, sebagai amal syuhada bangsa dan negara kami. Demikian doa yang dipanjatkan Huziadi Husin,S.Ag ketika memimpin doa untuk para pahlawan yang telah gugur dalam pertempuran dan perjuangan yang berjasa dalam membangun kesatuan dan persatuan bangsa dan negara di Republik Indonesia dalam mengusir penjajah.

`

Upacara tabur bunga dilakukan di dua tempat yakni Pelabuhan Tanjungpandan dan Taman Makam Pahlawan Satria Tumbang Ganti Perawas yang dilaksanakan seusai mengikuti upacara Detik-detik Proklamasi di Stadion Olah Raga Tanjungpandan pada hari Minggu 17 Agustus 2008. kedua rombongan ini kemudian melanjutkan upacara pemberian remisi kepada warga binaan Lapas Kelas IIB Cerucuk. Kecamatan Badau.

 

Ketua Pengadilan Negeri Tanjungpandan Herry Setyobudhi SH MH. bertindak selaku inspektur upacara tabur bunga dengan  komandan upacara dari TNI AU yang dihadiri kurang lebih 18 anggota pramuka, 21 pejabat dilingkungan Pemerintah Kabupaten Belitung, pelajar SLTP dan 48 siswa SLTA, 22 anggota dan perwira TNI AU, 16 anggota TNI AD,34 anggota Polri 11 dan  perwira Polri dan beberapa ibu-ibu dari kalangan masyarakat.

 

Sementara pada saat yang sama digelar Upacara Pelarungan Bunga dalam rangka peringatan HUT RI ke-63 sebagai penghormatan kepada mereka yang telah gugur dalam pertempuran laut termasuk pertempuran  Tanjung Lancur yang mengorbankan para pejuang. Upacara ini dihadiri Plt Bupati Belitung, Ir.Mulgani Kapolres Belitung Kapolres Belitung AKBP Rudi Tranggono S.St MK dan segenap unsur Muspida, Instansi Pemkab Belitung dan tokoh masyarakat.

 

Nama-nama mereka yang telah berjuang diabadikan di Tembok Abadi Taman Makam Pahlawan Satria Tumbang Ganti. 

  • Abubakar Abas (Pelda TNI AD) yang meninggal dunia pada tanggal 21-8-1993
  • Abdul Gafur (TKR), gugur dalam pertempuran Selat Nasik pada tanggal 14-12-1945
  • Akil Ali (TKR), gugur  dalam pertempuran Selat Nasik pada tanggal 14-12-1945
  • Ali Uyub (TKR), gugur dalam pertempuran Tanjung Lancur pada tanggal 18-12-1945
  • Ahin Taher (TKR),  gugur dalam pertempuran Selat Nasik pada tanggal 25-11-1945
  • A.Zaini (Kapten TNI AD) meninggal dunia pada tanggal  5-3-1981
  • Ahmad Salim (TKR), gugur dalam pertempuran Selat Nasik pada tanggal 14-12-1945 
  • Ahmad Sulai (Serma), meninggal dunia pada tanggal  7-9-1977
  • Anwar Aid (TKR), gugur dalam pertempuran Selat Nasik pada tanggal 14-12-1945
  • Ani bin Tahir (TKR), gugur dalam pertempuran Selat Nasik pada tanggal 14-12-1945
  • Badrun (Lettu TNI AD) meninggal dunia karena sakit pada tanggal 19-9-1990
  • Basari K (TKR), gugur dalam pertempuran Tanjung Lancur pada tanggal 18-12-1945
  • Dahlan, (TKR), gugur dalam pertempuran Selat Nasik pada tanggal 14-12-1945
  • Dullah Sudin (TKR), gugur dalam pertempuran Selat Nasik pada tanggal 14-12-1945 
  • Dani Bin Reman (TKR) gugur dalam pertempuran  Selat Nasik pada tanggal 25 11-1945
  • Gafar Man (TKR) , gugur dalam pertempuran pada tanggal 25-11-1945
  • Harun Taher Aiptu Polri  (POLISI), gugur dalam upaya menangkap penyelundupan pada tanggal 19-7-1963
  • Hasan Basri Amrin (Kapten TNI AD) meninggal dunia karena sakit pada tanggal 5-10-1971
  • Hayati Mahim (TKR), gugur dalam pertempuran Selat Nasik pada tanggal 25-11-1945
  • Kulup Tulang (TKR), gugur dalam pertempuran Selat Nasik pada tanggal 14-12-1945
  • Mat Noh (TKR), gugur dalam pertempuran Selat Nasik pada tanggal 12-12 1945
  • Mat Yasin (TKR), gugur dalam pertempuran Selat Nasik pada tanggal 14-12-1945
  • Mat Was Djaidi (OPR), gugur dalam Latihan pada tahun 1962
  • M.Ali Hanafiah (Letda TNI AD), meninggal dunia karena sakit  pada tanggal 24-6-1970
  • M.Basir (Praptu TNI AD), meninggal dunia karena sakit
  • M.Tobri (Praptu TNI AD), meninggal dunia karena sakit pada tanggal 12 –8-1971
  • M.Tohir Bima (IntePorces Brigade XVI) TNI AD meninggal dunia pada tanggal 7-5-1979
  • M.Tame (Kapten POM AD), meninggal dunia karena sakit pada tanggal 18-12-1945
  • M.Zakir (serma) yang meninggal karena sakit pada tahun 1974
  • Muhammad M(TKR), gugur dalam pertempuran Selat Nasik pada tanggal 14-12-1945
  • Muhani Maharan (Letnan Muda)
  • Pr.Not (TKR), gugur dalam pertempuran Selat Nasik pada tanggal 14-12-1945
  • Rahman B (TKR), gugur dalam pertempuran Tanjung Lancur pada tanggal 18-12-1945
  • Sabar (TKR), gugur dalam pertempuran Selat Nasik pada tanggal 14-12 –1945
  • Sahuri (Serka TNI AD) meninggal dunia karena sakit  pada tanggal 23-6-1970
  • Sulin Bin Renitab (Peltu) TNI AD) meninggal dunia pada tanggal 27 –11-1992
  • Seridin (TKR), gugur Pertempuran  Tanjung Lancur pada tanggal 18-12-1945
  • Sobian Husin (Pelda TNI AD) meninggal karena sakit pada tanggal 27-11-1992
  • Hj.Musriah Hanan Djuddin PB Campur Darat Tulung Agung, Meninggal Karena Sakit , 5-10-1949
  • H.AS Hanandjudin (Letkol TNI AU) meninggal karena sakit 5-2-199
  • Wayad, (Letkol TNI AD) meninggal dunia karena sakit pada tanggal 20-10-2003
  • Surjono (Letnan Muda TNI AD) meninggal dunia karena sakit  pada tanggal 29-12-2004
  • H.Abdul Sani Hamid (LVRI), meninggal dunia karena sakit pada tanggal  7-6-2004
  • Sahuri (serka TNI AD) meninggal dunia karena sakit  pada tanggal 23-6-1970
  • Zainudin Aba (Letda TNI AD)

 

Tentunya masih banyak pahlawan yang telah gugur yang dimakamkan disejumlah Tempat Pemakaman Umum termasuk KA.Rahad yang dimakamkan di Desa Kembiri, Kecamatan Membalong (fithrorozi).