PENGIBARAN dan PENURUNAN BENDERA MERAH PUTIH

 

Tanjungpandan (WP),   Detik-detik proklamasi 17 Agustus 1945 kembali diperingati sejumlah daerah termasuk di Kabupaten Belitung. Pelaksanaan detik-detik proklamasi tepat pada pukul 10:00 dipimpin oleh Inspektur Upacara Danrem Letkol Czi M Jangkung Widyanto sedangkan komandan upacara Kapten Infrantri R.Triyuwono yang kini menjabat sebagai Danramil Selat Nasik. Barisan pramuka, organisasi pemuda, korpri dan pasukan TNI-Polri melengkapi barisan upacara. Sebelum tiba di lapangan upacara Perwira upacara melaporkan kepada Inspektur Upacara.

 

Acara pokok Pengibaran Bendera Merah Putih (Detik-detik Proklamasi) didahului dengan penghormatan pasukan kepada Inspektur Upacara. Kemudian  tiga puluh pasukan pengibar bendera yang terdiri dari pasukan delapan dan pasukan tujuh belas menyusun formasi pengibaran. Formasi Delapan terdiri 2 pembawa bendera yaitu Asri Milsa didampingi Siti Herfiani yang membawa baki cadangan., 3 orang pengibar dan 3 orang sayap. Formasi ini  didampingi formasi tujuh belas yang terdiri dari 22 orang. Sejenak suasana stadion hening menyaksikan simbol keberanian dan kesucian bangsa dikibarkan.

 

Untuk mengenang jasa para pahlawan yang telah memperjuangkan persatuan dan kesatuan negeri ini dari penjahah, inspektur upacara memimpin Pengheningan Cipta, memdoakan para pahlawan.

 

Selama satu menit raungan sirine terdengar keseluruh lapangan Stadion Olah Raga Pangkallalang, Tanjungpandan tepat pukul 10.00 wib diikuti “Tanda Kebesaran  Buka”  dilakukan dengan  pemasang sangkur pasukan.

Diatas podium Inspektur Upacara membacakan Naskah Proklamasi . Dan setelah “Tanda Kebesaran  Tutup” ditandai dengan pelepasan sangkur. Para peserta upacara yang terdiri dari berbagai kalangan masyarakat, jajaran aparatur pemerintah, TNI-Polri duduk kembali.  Inspekstur upacara membacakan Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 dilanjutkan dengan pembacaan doa. Selesai berdoa, seluruh hadirin dipersilahkan duduk kembali. Komandan upacara melaporkan bahwa upacara selesai kepada Inspektur Upacara menandaikan selesainya acara pokok pengibaran bendera merah putih 

 

Tampak hadir para calon  yang akan mengikuti Pemilihan Umum Bupati dan Wakil Bupati Belitung 2008 diantaranya Ir. H.Darmansyah Husein, Asmulyati S.Sos  dan Harpan Efendi,SH.

 

Pasukan pengibar bendera merah putih tak kuasa menahan haru beberapa saat setelah meninggalkan lapangan upacara. Air mata haru Astri Milsa, pembawa  bendera merah putih tak  kuasa dibendung. Suasana haru ini menyelimuti 30 orang pasukan pengibar bendera  hingga didalam ruangan. “Sudah-sudah saya jadi merinding, selamat atas keberhasilan anda melaksanakan tugas ini” kata Rudi Santosa prajurit TNI AU yang selama ini bersama purna Paskibra Indonesia (PPI) dan anggota TNI dan Polri lainnya melatih tiga puluh pasukan pengibar bendera merah putih sejak 19 Juli yang lalu dikarantina di Gedung Sanggar Kegiatan Belajar. “ Baru saja ada sms dari Provinsi, teman kalian disana juga sukses menjalankan tugas ini “ kata Ketua PPI 2004-2008 Yudianto Evan Setiawan.

 

Diakhir acara General Manager Pelindo II Cabang Tanjungpandan IrAgung Fitrianto,MSc menyerahkan bantuan mobil jenazah, satu unit mobil zuzuki GC Y15 APV Atera tahun 2008 kepada Pemkab Belitung yand diterima secara simbolis oleh Plt.Bupati Belitung Ir.Mulgani. Selesai upacara pengibaran bendara dilanjutkan dengan upacara Tabur Bunga di Taman Makam Pahlawan Satria Tumbang Ganti di Desa Perawas dan pelarungan di Pelabuhan Tanjungpandan.

 

Sedangkan penurunan bendera merah putih dipimpin oleh Kapolres Belitung AKBP Rudy Tranggono SSt MK selaku Inspektur Upacara dengan komandan upacara Ipda IL.Tobing dari Polres Belitung. Acara ini berlangsung hingga menjelang Magrib. Berbeda dari tahun sebelumnya puluhan peserta aubade dari Paduan Suara Gema Maitrreya ikut melengkapi kesempurnaan upacara dari pengibaran hingga penurunan bendera merah putih (fithrorozi).