Tanjungpandan (WP) Selasa hingga Rabu (5-6 Juli 2008), tim monitoring Badan Lingkungan Hidup Daerah (BLHD) Propinsi Kepulauan Bangka Belitung telah melakukan kunjungan supervisi dalam rangka pembinaan penaatan lingkungan hidup ke lokasi beberapa perusahaan di Kabupaten Belitung dan Belitung Timur. Tim BLHD Propinsi terdiri atas 3 orang dipimpin oleh Kabid Pemantauan & Pemulihan, Ir. Hatamarrasyid, dan 2 staf BLHD Erpandi, A.Md dan Budiman Syahbani, A.Md. Selama melakukan kunjungan tersebut tim BLHD didampingi oleh 2 orang staf Bapedalda Kab. Belitung, yaitu A. Roni, SAP dan Mardi Smolik, M.Si.

Tim tersebut melakukan kunjungan ke 2 perusahaan, yaitu PT Yinchen Mining Industry di Desa Pegantungan dan PT Babel Surya Alam Lestari di Desa Badau. Pembinaan yang dilakukan menyangkut 5 (lima) aspek, yaitu: 1) proses produksi; 2) pengendalian pencemaran air; 3) pengendalian pencemaran udara; 4) pengelolaan limbah padat/B3; dan 5) aspek administrasi lingkungan. Pihak perusahaan diarahkan untuk mengimplementasikan rencana pemantauan lingkungan (RPL) dan rencana pengelolaan lingkungan (RKL) sebagai bagian dari dokumen AMDAL perusahaan.Pada lokasi PT Yinchen Mining Industry, tim didampingi oleh Zhang Zi Wei selaku Manager Produksi dan Firdaus selaku staf personalia. Sementara di lokasi PT BSAL, tim didampingi oleh Sofian selaku Kepala Produksi. Produk dari PT. YMI adalah timah batangan (tin ingot) dengan bahan baku pasir timah dan slag, serta bahan penolong proses batu besi, kapur dan antrasit. Produk PT BSAL adalah timah solder dengan bahan baku pasir timah dan bahan penolong proses kapur, antrasit dan solar. Penggunaan berbagai bahan baku, bahan penolong, dan proses produksi memiliki dampak negatif terhadap lingkungan apabila tidak dikelola dengan baik.


Menurut Tim BLHD Propinsi, apabila perusahaan melaksanakan seluruh ketentuan dalam dokumen RPL dan RKL maka degradasi kualitas lingkungan dapat ditekan semaksimal mungkin. Supervisi menjumpai bahwa pihak perusahaan belum optimal dalam pemantauan dan pengelolaan lingkungan hidup, seperti kurangnya penanganan terhadap emisi, limbah B3, limbah padat, dan lainnya. Evaluasi juga dilakukan dengan membandingkan pengelolaan lingkungan oleh perusahaan dengan baku mutu yang ditetapkan dalam peraturan perundang-undangan. Seluruh temuan yang dijumpai oleh tim BLHD dituangkan dalam Berita Acara Pengawasan Penaatan Lingkungan Hidup yang ditandatangani oleh seluruh anggota tim dan staf perusahaan. Berita acara tersebut juga disampaikan kepada pihak perusahaan dan Bapedalda Kabupaten Belitung sebagai bahan evaluasi dalam pengawasan pengelolaan lingkungan hidup (Mardi Smolik)