Tanjungpandan (WP),  Untuk menjadikan pariwisata sebagai sektor unggulan, setidaknya ada tiga hal yang perlu kita laukan. Pertama, pelestarian objek wisata, Kedua, Promosi dan pemasaran wisata. Ketiga mendorong pertumbuhan usaha jasa pariwisata. Promosi dilakukan dengan memanfaatkan teknologi multimedia dan internet.

 

Seiring dengan itu, peran serta pelaku usaha jasa pariwisata mutlak diperlukan seperti membangun hotel, membuka restoran dan menyedikan biro perjalanan. Sedangkan, porsi pemerintah adalah membangun infrastruktur penunjang, serta membina SDM pariwisata melalui bimbingan teknik (bintek) atau pendidikan dan pelantikan (diklat), sebagaimana yang disampaikan Plt.Bupati Belitung dalam sambutan pembukaan Bimbingan Teknis (Bintek) Kepariwisataan Kabupaten Belitung Tahun 2008 yang diselenggarakan di Hotel Pondok Impian Senin (4/8).

 

Bintek kepariwisataan ini diselenggarakan selama 6 hari dari tanggal 4 hingga 9 Agustus 2008 diikuti dua angkatan masing-masing 40 orang selama 3 hari diantaranya dari Pemerintahan Desa, Polisi Pariwisata, Bujang Dayang Belitong dan karyawan dan pimpinan Galeri UMKM Tanjungpandan.

 

Materi dan narasumber Bintek meliputi , Dinamika Kelompok (Drs.Hendro Gupito), Pengembangan Pariwisata Berbasis Potensi Lokal (Dra. Iindriati Ardhika, Msi). Pemberdayaan dan Pembinaan Masyarakat Dalam Upaya Pengembangan Pariwisata Daerah (Dra.Hotmaria Ida), Peran Kebudayaan Terhadap Pembangunan Kepariwisataan Daerah (Salim YAH), Sadara Sidara dan Sapta Pesona dan  Desa Wisata Dalam Konteks Pengembangan Pariwisata Berbasis Kerakyatan (Drs.Bakri,MM), Pelayanan Prima (Drs.Hendro Gupito), Travel Mart untuk Daerah (Eddy Purnomo), Pengarahan Pembentukan Kelompok Sadar Wisata, Arah dan Kebijakan Pengembangan Pariwisata Daerah (Asisten Bupati Drs,Arham Armuza,Sip), Grooming anda Courtesy (Muliani),  Table Manner, Manajemen Perhotelan dan Restoran (Suryanto Hadinoto), Pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komuniaksi Dalam Pemasaran dan Promosi Pariwisata oleh Indriyanto  (fithrorozi).