Tanjungpandan (WP),  Indonesia adalah negeri budak. Budak di antara bangsa dan budak bagi bangsa-bangsa lain”, kalimat yang terdapat dalam buku Jalan Raya Pos, Jalan Daendels (2005) karya Pramoedya Ananta Toer. Menurut para penulis kalimat ini dilontarkan oleh Theodor Helfferich, warga Jerman.” Eine Nation von Kuli und Kuli unter den nationen”

 

Tentunya kita tidak ingin terus menerus menjadi bangsa kuli, kita harus bangkit sebagai negara maju abad 21 sebagaimana himbaun Presiden Yudhono yang dibacakan oleh Bupati Belitung Khairil Efendi ketika menerima Obor Nusantara dari Plt.Bupati Belitung Ir.Mulgani di Kabupaten Belitung Timur

 

Obor Nusantara yang disambut dengan iringan suara sirine dan drumband pelajar Kelapa Kampit akhirnya tiba di Desa Senyubuk Kelapa Kampit. Tampak hadir Kadin Pendidikan Kabupaten Belitung Sumardi SPd, Kabag Kesejahteraan Sosial Setda Kabupaten Belitung Achyad AD, Ketua KNPI Bangka Belitung,  Ketua Pengadilan Negeri Tanjungpandan  Herry Setyobudi dan sejumlah unsur Muspida dari Kabupaten Belitung dan Belitung Timur, pada Senin (18/7) siang. Upacara yang berlangsung  dibawah kaki Gunung Kik Karak  membacakan amanat Presiden Susilo Bambang Yudhono oleh Bupati Belitung Timur Khairul Effendi, BSc.

 

Tokoh-tokoh pemuda dari Belitung Toni Batubara, Marwan dan Hadi Karya,SH diikuti barisan yang membawa bendera antara lain dari Komunitas Pekerja Bersepeda, Pasukan Patriot Nusantara, Taruna Siaga Bencana, KNPI yang tiba di lapangan upacara mengikuti pasukan kirab obor Nusantara.

 

Tentu ada maksud kenapa obor ini dibawa berputar-putar melewati provinsi dan kabupaten-kabupaten dari Sabang sampai Merauke. Untuk itu marilah kita pahami ditengah-tengah celah perpecahan yang terjadi kita satukan tekad untuk menjalin persatuan dan kesatuan serta mari kita  hayati dan amalkan nilai-nilai Pancasila dengan menjunjung tinggi Sila Pertama Ketuahan Yang Maha Esa kata Bupati Belitung Timur dalam sambutannya.

 

Selesai menyampaikan sambutan Bupati Beltim menandatangani Berita Acara penyerahan dari Plt. Bupati Belitung Ir.Mulgani yang didahului Korwil Belitung dan Korwil Belitung Timur. Kabupaten Belitung timur merupakan Kabupaten ke-49 yang dilewati obor merah Nusantara. Rencananya obor nusantara akan dibawa berjalan kaki  keliling kota Manggar dimulai dari wilayah Numpang Empat, Manggar Belitung Timur (fithrorozi).