Dalam wilayah perdukunan Belitong dikenal istilah tali utan dan utan riding. Tali utan merupakan daerah sepadan sungai yang tidak boleh dikelola atau bersifat larangan oleh penguasa wilayah yakni dukun kampong. Hal ini dimaksudkan agar keberagaman hayati di kawasan tersebut terpelihara. Sedangkan Utan riding adalah kawasan hutan yang membatasi dua atau lebih wilayah budidaya seperti antar ume (ladang). Hutan semacam ini kemudian menjadi hutan larangan atau hutan lindung yang disebut masyarakat dengan istilah Utan Pemali’. Luasan utan riding bisa berupa hamparan atau semacam jalur (koridor). Koridor memungkinkan satwa hutan seperti pelandok dapat melintas tanpa diganggu aktivitas manusia. Dengan menerapkan pantangan atau larangan terhadap kawasan lindung, koridor ini menjadi kawasan tangkapan air (Fithrorozi/Komunitas Telinsong Budaya)