Belitung Terkini


Tanjungpandan(WP), Bupati Belitung pada pukul 09.000, 11 Juni 2008 menyampaikan Keputusan DPRD Kabupaten Belitung tentang Catatan Strategis Atas LKPJ Bupati Belitung Tahun 2008 di kantor DPRD Kabupaten Belitung.

Rapat Paripurna Istimewa Ke-I masa persidangan ke-II DPRD Kabupaten Belitung sebagai amanat untuk memenuhi ketentuan pasal 27 ayat (2) Undang-undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintah Daerah, yang mewajibkan Kepala Daerah memberikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) kepada DPRD yang tata caranya telah diatur tahun 2000 dalam PP Nomor 108 Tahun 2000.

Catatan Strategis Dewan, menunjukkan kepedulian, komitmen dan tanggung jawab DPRD terhadap amanah yang diberikan oleh masyarakat Belitung.
Sesuai ketentuan pasal 23 PP nomor 3 tahun 2007, DPRD melakukan pembahasan internal dan menetapkan keputusan DPRD yang disampaikan dalam Rapat Paripurna dan bersifat Istimewa

Bupati Belitung,Ir.Darmansyah Husein menegaskan “catatan strategis tentunya akan menjadi perhatian dalam pelaksanaan tugas pada tahun anggaran berjalan” Bupati juga berterimakasih kepada Panita Khusus (Pansus) DPRD Kabupaten Belitung yang telah melakukan pembahasan LKPJ, semoga senantiasa mendapat limpahan berkah dari Allah SWT (fithrorozi).

Tanjungpandan, (WP), sepanjang pantai terlihat rumah panggung didepan jejearan perahu ditambat. Pemandangan ini menjadi ciri pesisir pantai Desa Juru Seberang yang terlihat dari Pelabuhan Pantai Tanjungpendan. Adalah suku Juru yang dianggap sebagai penghuni awao kawasan pesisir yang didepan terlihat jelas Pulau Kalamoa.

 

Masa berganti kehidupan pesisir pun mulai sepi, pemukiman dan potensi desa Juru Seberang banyak yang dimanfaatkan salah satunya bahan Galian Golongan C. Potensi ini hendaknya dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat Sesuai kekentuan peraturna daerah Belitung Nomor 10 tahun 2007 tentang Keuangan Desa. Kepala Desa diharapkan dapat menjalankan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) selain melaksanakan tugas pokok, fungsi dan kewajiban serta hak dan kewajiban lainnya.

 

“Jangan membuat murka Sang Pencipta” kata salah seorang Warga. Mulyono, warga seberang yang kini tinggal di  Tanjungpandan menjelaskan Desa Juru Seberang terdapat dua objek wisata yang belum dikembangkan, kedua objek ini sering dianggap keramat. Pertama di Pulau Kalimoa  dan kedua terdapat di Mesjid ”.  Kedua tempat ini adalah sarana ibadah dua golongan Melayu Islam dan Tionghoa.

 

“Selamat “, ujar Bupati kepada Emi Sutara yang dilantik sebagai Kepala Desa Juru Seberang Periode 2008-2014. Emi Sutara resmi menggantikan Pejabat Sementara Kades, Kamarudin yang telah memfasilitasi pemilihan hinga pelantikan  Kepada desa.

Agar otonomi desa dapat berjalan dengan baik, antara Kepala Desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) harus terjalin kerjasama yang harmonis dan produktif, sehingga tidak terjadi miskomunikasi sebagaimana yang disampaikan Bupati dalam acara pelantikan pada 10 Juni 2008 pada pukul 10.00 (fithrorozi).

 

 

Membalong (WP), sejak hari ini, resmilah Sdr. Guntur menjadi Kepala Desa Membalong, Kecamatan Membalong periode 2008-2014.

Guntur, Kades terpilih menggantikan Rezali. Untuk memfasilitasi pemilihan Kepala Desa terpilih, Desa membalong dipimpin Soraya, perempuan yang bertindak sebagai Pejabat Sementara Kepala Desa Membalong . Luas Desa Membalong 158,30 Ha dengan jumlah penduduk tahun 1994 sejumlah 3.489 jiwa atau kepadatan per hektar 0.2 jiwa. Pada awal tahun 2008 jumlah penduduk Desa Membalong 3.843 jiwa dari total 21.890 jiwa jumlah penduduk di 12 desa Kecamatan Membalong.

Otonomi Desa bertujuan untuk menggali dan memanfaatkan potensi yang dimiliki desanya secara optimal, untuk memacu percepatan pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa. Sedangkan fungsi Pemerintah (Desa) hanya mem-berikan dorongan, baik dalam bentuk perangkat hukum, pembangunan infrastruktur, program lintas sektoral, maupun dana stimulan yang diharap-kan dapat memacu percepatan pembangunan dan peningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.

Desa Membalong ini terdiri dari 7 (tujuh) Dusun, 2 (dua) diantaranya Dusun Unit Pemukiman Transmigrasi Pengembangan Desa Potensial (UPT Bangdep). ” Berilah perhatian dan pelayanan yang adil terhadap semua Dusun, agar tidak timbul kesan pilih kasih” himbau Bupati pada saat pengambilan sumpah Kepala Desa terpilih di Kantor Desa Membalong (fithrorozi)

Membalong (WP), Lebih dari 8 organisasi bentukan pemerintah saat ini ada di Kabupaten Belitung Dekranasda, Badan Narkotika Nasional Daerah, Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK). Sebagian besar pimpinan organisasi adalah didominasi oleh pejabat pemerintah sendiri yang bersifat Ex-Officio termasuk BPSK.

Beberapa organisasi yang lahir dari kebijakan pemerintah pusat tentunya akan berbeda permasalahan dan pengelolaannya di daerah. Ini membutuhkan sosialisasi tugas dan fungsi organisasi.

Dengan sosialisasi diharapkan pengetahuan, kesadaran, kemampuan dan konsumen untuk melindungi diri semakin meningkat, sebaliknya kepedulian dan tanggungjawab pelaku usaha terhadap kepentingan konsumen atas barang dan jasa yang dibutuhkan masyarakat juga meningkat seperti yang diucapkan Bupati, Ir.Darmansyah Husein dalam sambutan pembukaan Sosialisasi UU Nomor 8 tahun 1999 Tentang Perlindungan Konsumen di Kantor Dinas Perindagkop Kabupaten Belitung, Senin, 9 Juni 2008 pagi itu.

Untuk memenuhi ketentuan pasal 29 ayat (1) UU Nomor 8 Tahun 1999, Presiden RI menerbitkan Keputusan Presiden Nomor 108 tahun 2004 tentang Pembentukan Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK) pada 7 (tujuh) Pemerintahan Kota dan 7 (tujuh) Pemerintah Kabupaten di Indonesia termasuk Kabupaten Belitung. Organisasi BPSK diatur dalam pasal 52 Undang-undang Nomor 8 tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen yang disahkan pada tanggal 20 April 1999.

Sebuah organisasi yang berlabel BADAN, menggerak organ-organ yang dimilikinya sehingga berfungsi optimal. Satu sisi permintaan dan penawaran akan seimbang dengan sendirinya, tetapi disisi lain penguasaan pasar oleh pelaku usaha seiring kali menjadi konsumen sebagai objek. Konsumen tidak memahami barang yang dibeli yang seharusnya tertera di label barang, penguasaan (monopoli) peredaran barang yang mengakibatkan kelangkaan. Di setiap bon penjualan tertera “Barang yang sudah dibeli tidak bisa dikembalikan” yang menekan hak konsumen. Padahal kepuasaan konsumen adalah keberlanjutan usaha bagi produsen.

“ Kalau produk kami baik, ceritakan kepada sahabat anda, tetapi kalau jelek laporkan kepada kami “ . Slogan arif ini mesti dimiliki oleh pelaku usaha. Melindungi konsumen berarti melindungi usaha mereka juga (fithrorozi).

Tanjungpandan (WP), Keinginan untuk melanjutkan sekolah hingga ke jenjang tertingi, membuat banyak pemuda Belitung, barat dan timur merantau untuk mendapatkan Perguruan Tinggi khususnya di Pulau Jawa.

Seiring waktu, jumlah pelajar dan mahasiswa di luar pulau Belitung bertambah. Bagi mereka yang memiliki keterbasan, rasa senasib dan seperjuangan melahirkan kebersamaan. Seperti halnya mahasiswa dan pelajar yang menyatu dalam Ikatan Keluarga Pelajar Belitung (IKPB) Cabang Belitung.

Beberapa nama seperti Bule Sahib, alumni mahasiswa Antropologi Universitas Indonesia, dalam periodisasi kepengurusan IKPB sempat melakukan Try Out bagi pelajar SMA di Belitung, yang tak lain untuk memudahkan pemuda-pemuda Belitung mendapatkan Perguruan Tinggi berkualitas yang mereka harapkan.

Pendidikan memang menjadi modal utama pembangunan. “Semangat kebersamaan dan menteladani keberhasilan para alumni IKPB perlu diwariskan. Berikan yang terbaik untuk Orang Tua dan Kampung Halaman” demikian harapan alumni ITB Ir.Darmansyah Husein selaku Bupati Belitung pada saat pelantikan Kepengurusan(IKPB) Cabang Belitung pada tanggal 7 Juni 2008 di Savier Cafe Tanjungpandan. Seperti Burung Hantu (mampu melihat dalam kegelapan) yang terdapat pada lambang IKPB, pelajar dan mahasiswa di Belitung baik Akademi Manajeman Belitung, STAIN maupun AKPER dapat melihat sisi positif dari dinamika sosial ekonomi masyaraat saat ini terutama ketika terjadi kenaikan harga BBM Mei lalu. Sayangnya seperti namanya IKPB lebih banyak digerakkan oleh kelompok mahasiswa, padahal status pelajar dan mahasiswa itu berbeda, celetuk seorang warga (fithrorozi).

Tanjungpandan (WP), keinginan untuk melanjutkan sekolah hingga ke jenjang tertingi, membuat banyak pemuda Belitung, barat dan timur merantau untuk mendapatkan Perguruan Tinggi khususnya di Pulau Jawa.

Seiring waktu, jumlah pelajar dan mahasiswa di luar pulau Belitung bertambah. Bagi mereka yang memiliki keterbasan, rasa senasib dan seperjuangan melahirkan kebersamaan. Seperti halnya mahasiswa dan pelajar yang menyatu dalam Ikatan Keluarga Pelajar Belitung (IKPB) Cabang Belitung.

Beberapa nama seperti Bule Sahib, alumni mahasiswa Antropologi Universitas Indonesia, dalam periodisasi kepengurusan IKPB sempat melakukan Try Out bagi pelajar SMA di Belitung, yang tak lain untuk memudahkan pemuda-pemuda Belitung mendapatkan Perguruan Tinggi berkualitas yang mereka harapkan.

Pendidikan memang menjadi modal utama pembangunan. “Semangat kebersamaan dan menteladani keberhasilan para alumni IKPB perlu diwariskan. Berikan yang terbaik untuk Orang Tua dan Kampung Halaman” demikian harapan alumni ITB Ir.Darmansyah Husein selaku Bupati Belitung pada saat pelantikan Kepengurusan(IKPB) Cabang Belitung pada tanggal 7 Juni 2008 di Savier Cafe Tanjungpandan (fithrorozi).

Tanjungpandan (WP), Gerakan Praja Muda Karana mengandung arati sebagai gerakan pemuda yang suka berkarya yang merupakan complement dan supplement kegiatan pendidikan formal. Tujuannya adalah menumbuhkembangkan tunas banga agar menjaga generasi muda yang memiliki watak dan budi pekerti yang luhur, yang mampu menjaga keutuhan, persatuan dan kesatuan bangsa.

Pada momentum Hari Ulang Tahun Gerakan Pramuka ke-45 tanggal 14 Agustus 2006. Pemerintah telah mencanangkan Revitalisasi Gerakan Pramuka pada tanggal 14 Agustus 2006.
Bupati selaku Ketua Majelis Pembimbing Gerakan Pramuka Kwartir Cabang Belitung menyambut baik kegiatan Kursus Mahir Lanjutan (KML) ini dan berharap revitalisasi terhadap Gerakan Kepramukaan dapat terus berlanjut dan ditingkatkan salah satunya melalui pelaksanaan KML ini yang dilaksanakan di Wisma Anggrek KJUB Tanpendam, pada hari senin 2 Juni pukul 09.30 WIB.

Pramuka, atau sering juga disebut pandu atau kepanduan (Scouting) adalah sebuah gerakan pemuda terdiri dari berbagai organisasi kepemudaan yang mengutamakan aktivitas praktis di lapangan. Dimulai pada tahun 1907 ketika Robert Baden Powell, seorang Letnan Jenderal angkatan bersenjata Britania Raya menggagas Scout Movement. Di Indonesia Gerakan kepanduan ini dimulai sejak 1912, gerakan kepanduan pun tumbuh hingga pada tanggal 14 Agustus 1961 berubah namanya menjadi Gerakan Pramuka (Praja Muda Karana) Saat ini, terdapat lebih dari 38 juta anggota pramuka dari 217 negara dan teritori. Pada tahun 2005 Indonesia merupakan negara terbesar keanggotaanya dibawah Amerika Serikat yakni 8.100.000 anggota dengan 1912 putra dan 1912 putri. Sedangkan Amerika 9.500.000 anggota (fithrorozi)

« Halaman SebelumnyaHalaman Berikutnya »

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.