Tanjungpandan (WP),  Kepemimpinan merupakan bagian penting dari tujuan sebuah organisasi. Untuk mencapai tujuan itu diperlukan manajemen yang baik melalui empat aspek utama, yaitu perencanaan (planing), pengorganisasi-an (organizing), pelaksanaan (actuiting), dan pengawasan (controling).

 

Penetapan struktur organisasi  merupakan bagian dari aspek organizing manajemen pemerintahan. Struktur organisasi melahirkan jenjang kepemimpinan, yang bertanggung jawab terhadap tugas pokok dan fungsi satuan, unit, bagian, subbagian, atau seksi masing-masing. Jenjang kepemimpinan inilah yang melahirkan eselonering jabatan dalam struktur organisasi pemerintahan, mulai dari eselon I sampai dengan eselon IV.

 

Demikian disampaikan Penjabat Bupati Belitung yang dibacakan oleh Sumardi Spd pada pembukaan Diklat Kepemimpinan Tingkat IV Angkatan ke-5 Kabupaten Belitung Tahun Anggaran 2008. Diklat Kepemimpinan Tingkat IV merupakan persyaratan untuk menduduki jabatan eselon IV.

 

Kepada peserta Penjabat Bupati mengharapkan peserta memiliki pengetahuan, keahlian, keterampilan, sikap dan kompetensi kemimpinan untuk menduduki jabatan dimaksud, sesuai dengan kebutuhan organisasi.

Meskipun, diklat ini bukan satu-satunya persyaratan untuk menduduki jabatan eselon IV. Banyak persyaratan lain yang harus Saudara penuhi, baik yang berkaitan dengan disiplin maupun integritas pribadi sebagai Pegawai Negeri Sipil. Disiplin dan integritas pribadi merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kompetensi.

 

Diklat Kepemimpinan Tingkat IV Angkatan ke-5 Tahun Anggaran 2008 resmi dibuka oleh Sumardi Spd mewakili Penjabat Bupati Belitung didampingi Kepala Inspektorat Drs.Slamet dan Kepala Kantor Diklat Mirang Uganda SH.

Diklat ini diharapkan akan berdampak terhadap Pengembangan Kualitas Pelayanan Prima Melalui Peningkatan Kompetensi Aparatur Berbasis Pada Kebutuhan Lokal sebagaimana tema DiklatPIM IV Angkata ke-5 ini.

Dalam laporan pelaksanaannya, Mirang Uganda menjelaskan jumlah PNS yang mengikuti diklat sebanyak 40 arang yang berlangsung dari tanggal 27 Oktober hingga 29 November 2008.

 

Kepada Peserta, Sekretaris Diklat Haris Maryono, SE menjelaskan Kompetensi jabatan PNS adalah kemampuan dan karakterisik yang harus dimiliki seorang  PNS berupa pengetahuan, ketrampilan dan sikap perilaku yang diperlukan dalam pelaksanana tugas dan jabatannya

Diawali pertemuan antara BKN, Menpan, dan LAN sendiri yang mengundung para pakar kediklatan, pada tahun 2001 Direktorat Pembinaan Umum Aparatur- Lemabaga Administrasi Negara telah menghasilkan naskah akademik standar kompetensi kepemimpinan tingkat I sampai dengan IV berikut matriks standar kompetensi kepemimpinan. Direktorat Pembinaan Diklat Aparatur telah melaksanakan berbagai kegiatan penting dalam upaya pengembangan kualitas Diklat Aparatur. Program-program tersebut menitikberatkan pada perombakan secara menyeluruh dan gradual terhadap kurikulum kediklatan seiring dengan dikeluarkannya Peraturan Pemerintahan tentang Diklat PNS yang baru

Widyaiswara berasal dari Badan Diklat Propinsi Kepulauan Bangka Belitung dan Lembaga Administrasi Negara Republik Indoneisa (LAN RI) dan tenaga pengajar dari lingkungan pemkab Belitung. (fithrorozi)

About these ads