Tanjungpandan (WP), Gerakan Praja Muda Karana mengandung arati sebagai gerakan pemuda yang suka berkarya yang merupakan complement dan supplement kegiatan pendidikan formal. Tujuannya adalah menumbuhkembangkan tunas banga agar menjaga generasi muda yang memiliki watak dan budi pekerti yang luhur, yang mampu menjaga keutuhan, persatuan dan kesatuan bangsa.
Pada momentum Hari Ulang Tahun Gerakan Pramuka ke-45 tanggal 14 Agustus 2006. Pemerintah telah mencanangkan Revitalisasi Gerakan Pramuka pada tanggal 14 Agustus 2006.
Bupati selaku Ketua Majelis Pembimbing Gerakan Pramuka Kwartir Cabang Belitung menyambut baik kegiatan Kursus Mahir Lanjutan (KML) ini dan berharap revitalisasi terhadap Gerakan Kepramukaan dapat terus berlanjut dan ditingkatkan salah satunya melalui pelaksanaan KML ini yang dilaksanakan di Wisma Anggrek KJUB Tanpendam, pada hari senin 2 Juni pukul 09.30 WIB.
Pramuka, atau sering juga disebut pandu atau kepanduan (Scouting) adalah sebuah gerakan pemuda terdiri dari berbagai organisasi kepemudaan yang mengutamakan aktivitas praktis di lapangan. Dimulai pada tahun 1907 ketika Robert Baden Powell, seorang Letnan Jenderal angkatan bersenjata Britania Raya menggagas Scout Movement. Di Indonesia Gerakan kepanduan ini dimulai sejak 1912, gerakan kepanduan pun tumbuh hingga pada tanggal 14 Agustus 1961 berubah namanya menjadi Gerakan Pramuka (Praja Muda Karana) Saat ini, terdapat lebih dari 38 juta anggota pramuka dari 217 negara dan teritori. Pada tahun 2005 Indonesia merupakan negara terbesar keanggotaanya dibawah Amerika Serikat yakni 8.100.000 anggota dengan 1912 putra dan 1912 putri. Sedangkan Amerika 9.500.000 anggota (fithrorozi)